Berlatih Tanpa Lelah, Bertanding dengan Sportif! – Seruan Ketua PBSI Aurum Titu Eki untuk Atlet Kupang

Tak Berkategori170 Dilihat

Kupang, FHC – Suasana hangat dan penuh semangat mewarnai Musyawarah Kabupaten (Muskab) pertama Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Kupang yang digelar di Dapur Wisata, Kelurahan Oesao, Kecamatan Kupang Timur, Senin (20/10/2025).

Dalam forum bersejarah itu, Aurum Titu Eki, Wakil Bupati Kupang, resmi terpilih sebagai Ketua Umum PBSI Kabupaten Kupang. Dalam sambutannya, Aurum menyerukan pesan yang menggugah hati: “Berlatih tanpa lelah, bertanding dengan sportif, berjuang untuk Kabupaten Kupang!”

Seruan itu bukan sekadar slogan, melainkan cerminan visi besar seorang pemimpin yang ingin membangun olahraga bulutangkis sebagai wadah pembentukan karakter, disiplin, dan kebanggaan daerah. Aurum menegaskan bahwa di bawah kepemimpinannya, PBSI Kupang akan menjadi organisasi yang hidup, dinamis, dan berorientasi pada pembinaan generasi muda.

“Hari ini saya berdiri di sini bukan hanya sebagai Wakil Bupati, tetapi sebagai Ketua PBSI Kabupaten Kupang. Ini bukan sekadar jabatan, tapi amanah yang menuntut kerja keras, kebersamaan, dan komitmen untuk membangun olahraga bulutangkis di Kupang,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta.

Menurut Aurum, membina olahraga tidak cukup hanya mengandalkan semangat kompetisi. Lebih dari itu, olahraga adalah sekolah kehidupan. “Bulutangkis bukan hanya soal medali, tapi juga tentang karakter, disiplin, dan mental pantang menyerah. Atlet sejati tidak hanya hebat di lapangan, tetapi juga punya hati yang jujur dan sportif,” tambahnya.

Sebagai Ketua PBSI yang baru, Aurum memaparkan sejumlah langkah konkret untuk memajukan olahraga bulutangkis di Kabupaten Kupang. Ia berkomitmen menciptakan ekosistem pembinaan yang berkelanjutan melalui tiga fokus utama: pembinaan atlet usia dini, peningkatan kapasitas pelatih lokal, dan pembangunan fasilitas latihan di tingkat kecamatan. Program tersebut akan dikolaborasikan dengan sekolah, klub bulutangkis, dan pemerintah daerah.

“Saya ingin setiap desa dan kecamatan punya anak-anak yang bisa bermain bulutangkis, bukan sekadar hobi, tapi juga punya kesempatan berprestasi. Kita akan mulai dari pembinaan dasar, pelatihan pelatih, dan penyediaan lapangan latihan yang memadai,” tegas Aurum.

Kepemimpinan Aurum di PBSI Kupang mendapat apresiasi dari Ketua Umum PBSI Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Alexander Foenay, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Foenay menyambut positif semangat baru yang dibawa Aurum dan menilai bahwa Kabupaten Kupang memiliki potensi besar melahirkan atlet berprestasi.

“Kupang punya energi dan bakat besar di kalangan anak muda. Dengan kepemimpinan baru yang berkomitmen, saya yakin PBSI Kupang bisa menjadi barometer kebangkitan bulutangkis di NTT,” ujar Foenay.

Alexander juga menyinggung persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028, di mana NTT menjadi salah satu tuan rumah cabang olahraga bulutangkis. Ia berharap Kabupaten Kupang bisa berkontribusi menyiapkan atlet terbaik untuk mewakili daerah di ajang bergengsi tersebut.

Dalam kesempatan itu, hadir pula Ketua Harian PBSI Kabupaten Kupang Rendy Luan, jajaran pengurus PBSI Provinsi NTT, serta perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kupang. Kegiatan tersebut menandai langkah awal pembenahan organisasi PBSI di tingkat daerah setelah sekian lama vakum.

Semangat kolaborasi menjadi kunci utama yang ditekankan Aurum Titu Eki. Ia menegaskan bahwa pengurus PBSI tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, komunitas olahraga, dan masyarakat untuk menciptakan kultur olahraga yang sehat dan produktif.

“Olahraga adalah milik semua. Pemerintah daerah akan selalu hadir, memberikan dukungan kebijakan, sarana, dan program yang membantu pembinaan atlet. Tapi tanpa partisipasi masyarakat dan semangat kebersamaan, kita tidak akan bisa maju,” tutur Aurum.

Salah satu target jangka panjang yang disusun PBSI Kabupaten Kupang adalah mengadakan turnamen bulutangkis tingkat pelajar dan antar-kecamatan secara rutin. Turnamen ini diharapkan menjadi ajang penjaringan bakat sekaligus wadah penggemblengan karakter dan sportivitas atlet muda.

Bagi Aurum, kemenangan sejati bukan sekadar naik podium dan menerima medali, tetapi ketika seorang atlet mampu menjunjung nilai-nilai kejujuran, kerja keras, dan hormat terhadap lawan. Ia ingin melihat anak-anak Kupang tidak hanya menjadi juara di lapangan, tetapi juga menjadi pribadi yang kuat dan berintegritas.

“Mari kita bangun semangat baru. Jangan takut bermimpi, jangan cepat puas. Kupang harus punya juara yang lahir dari latihan tanpa lelah dan semangat bertanding yang sportif. Itulah DNA olahraga sejati,” tutup Aurum dengan tegas.

Seruan “Berlatih tanpa lelah, bertanding dengan sportif” kini menjadi napas baru bagi komunitas bulutangkis di Kabupaten Kupang. Di bawah kepemimpinan Aurum Titu Eki, olahraga tidak hanya dipandang sebagai ajang kompetisi, tetapi sebagai ruang untuk membentuk karakter generasi muda yang tangguh, berprestasi, dan berjiwa Kupang sejati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *